Senin, 28 April 2014

MAKALAH BERBICARA

KATA PENGANTAR



Assalamu’alaikum Wr. Wb.
            Segala puji Allah Tuhan semesta alam dan shalawat serta salam semoga tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW. Beserta keluarganya, sahabatnya, tabiin-tabiatnya, juga kepada kita selaku umatnya.
            Dengan rahmat Allah SWT kami dapat menyelesaikan makalah Berbicara ini,bagaimana teknik berbicara dimuka umum dan syarat-syarat apa saja yang harus dilakukan ketika kita akan berbicara dimuka umum.
Adapun dalam isi makalah ini sendiri kami selaku penulis menyadari masih banyak kekurangan dalam makalah ini,karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
            Terima kasih disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam pengerjaan makalah “keberhasilan berbicara dimuka umum ini”.Akhir kata,dengan adanya kegiatan penulisan makalah ini semoga dapat bermanfaat khususnya untuk penulis dan umumnya untuk semua pembaca.



  Ciamis,28 Oktober 2013      

                                                                                                           


                                                                                              penulis















BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Berbicara merupakan alat komunikasi tatap muka yang sangat vital,tidak bisa dipungkiri bahwa berbicara mempunyai peranan penting dalam kehidupan sosial masyarakat.dalam keterampilan berbahasa sendidri berbicara menempati urutan kedua setelah menyimak.Dalam kehidupan sehari-hari berbicara bukan hal asing lagi,karena semua orang dapat melakukannya kecuali yang memiliki keterbatasan fisik.Akan tetapi bila dilihat dalam konteks lain,tidak semua orang dapat berbicara dimuka umum.Maka dari itu salah satu tujuan kami menyusun makalah ini untuk membahas dan mempermudah bagaimana teknik dan syarat-syarat keberhasilan berbicara dimuka umum.
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah berbicara,dan juga dapat bermanfaat untuk para mahasiswa bahkan semua orang yang merasa tidak punya keberanian berbicara dimuka umum.
Makalah ini ditulis dengan segala kekurangannya,dan hal ini tidak perlu kami tutup-tutupi, segala tegur sapa, kritik saran kami terima dengan tangan terbuka.


1.2  Rumusan Masalah
a)      Syarat-syarat apa saja yang menunjang keberhasilan berbicara dimuka umum?
b)      Faktor-faktor apa saja yang menunjang keberhasilan berbicara dimuka umum?
c)      Teknik apa saja yang mempengaruhi keberhasilan berbicara ?
d)     Bagaimana teknik yang menunjang keberhasilan berbicara dimuka umum?




1.3 Tujuan
a)      Mengoptimalkan apa yang telah disiapkan untuk berbicara.
b)       
c)      Mempermudah persiapan sebelum tampil.
d)     Meningkatkan rasa percaya diri,menghilangkan rasa minder,dan menyedikitkan kemungkinan lemah mental.




BAB II
LANDASAN TEORI DAN PEMBAHASAN

1.1  Landasan Teori
a)       
b)       
c)       
d)      




1.2  Pembahasan
a)      Persyaratan yangmenunjang keberhasilan berbicara dimuka umum.
b)      Faktor yang menunjang keberhasilan berbicara dimuka umum.
c)      Teknik yang mempermudah dalam persiapan ketika akan tampil berbicara.
d)     Teknik Meningkatkan rasa percaya diri dan memperkecil kemungkinan adanya rasa minder juga lemah mental.





















1.PERSYARATAN BERBICARA DIMUKA UMUM

Berbicara di depan umum memerlukan teknik-teknik tertentu. Penguasaan teknik yang digunakan untuk menyajikan pikiran dan gagasan secara oral merupakan persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pembicara. Jika ingin pembicaraan berhasil ada beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya:
  1. Memiliki keberanian dan tekad yang kuat.
Keberanian merupakan hal yang sangat mendasar. Tanpa keberanian atau keberanian yang setengah-setengah akan mengakibatkan kacaunya pembicaraan. Tekad yang kuat akan menghilangkan keragu-raguan dan menambah kepercayaan terhadap diri sendiri. Dengan kedual hal ini akan membuat gerak-gerik kita tidak akan kaku dan canggung (ada ketenangan sikap).
  1. Memiliki pengetahuan yang luas.
Sang pembicara (guru) harus menguasai materi yang akan dibicarakan sehingga dapat menyampaikan gagasan-gagasan secara lancer dan teratur. Disamping itu, pembicara dituntut bertanggung jawab terhadap materi yang akan disampaikan. Untuk itu pmbicara harus banyak membaca.
  1. Memahami proses komunikasi massa.
Untuk dapat memahami proses komunikasi massa, pembicara dapat mengawali dengan analisis pendengar dan situasi akan membuat pembicara akan sanggup beraksi dengan cepat dan tanggap.
  1. Menguasai bahasa yang baik dan lancar.
Jika pembicara menguasai bahsa dengan baik dan lancer, otomatis akan mempunyai perbendaharaan kosakata yang memadai. Dengan kosakata yang memadai, pembicara akan mampu berimprovisasi dengan baik pula. Penguasaan bahasa sebut termasuk lafal, singkatan, istilah, dan sebgainya.
  1. Pelatihan yang memadai.
Pelatiah merupakan syarat mutlak dalam berbicara didepan umum, khususnya untuk para pemula. Pelatiahan yang memadai akan semakin meninggikan nilai pembicaraan karena secara umum dapat disimpulkan bahwa sesuatu yang terencana menghasilkan kualitas yang lebih baik.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam berbicara, yaitu:
·         Menentukan maksud pembicaraan.
·         Menganalisis pendengar dan situasi.
·         Memilih dan menyempitkan topik.
·         Mengumpulkan bahan.
·         Membuat kerangka uraian.
·         Menguraikan secara mendetail.
·          Berlatih dengan suara nyaring.






2.TEKNIK BERBICARA DIMUKA UMUM
            Bagi sebagian orang, berbicara di depan umum atau presentasi seringkali menjadi hal yang sulit dilakukan. Merasa malu, minder, kurang percaya diri, takut ditertawakan, atau merasa belum layak, adalah alasan yang membuat banyak kesempatan “tampil” lewat begitu saja.Untuk mengatasi hal tersebut, Anda dapat mencoba teknik-teknik berikut:
            1. Sebelum tampil di depan umum, persiapkanlah segala macam bahan untuk presentasi. Rincilah bahan-bahan apa saja yang akan dibicarakan. Bahan presentasi sebaiknya singkat, padat dan jelas. Untuk memudahkan, tulislah rincian bahan tersebut pada selembar kertas sehingga Anda akan lebih mudah mengingatnya.
            2. Persiapkanlah penampilan Anda saat tampil di depan umum. Ingat, penampilan yang baik dan rapi akan membuat rasa percaya diri Anda muncul. Perhatikan penampilan Anda mulai dari bawah ke atas. Usahakan agar sepatu Anda bersih dan mengkilat. Celana dan kemeja pastikan warnanya selaras dengan dasi dan jas. Sisirlah rambut hingga rapi dan sopan, dan jangan lupa menggunakan parfum yang tepat. Ini merupakan faktor penting yang akan membuat Anda lebih percaya diri saat berbicara.
            3. Berlatihlah denga cara berbicara di depan kaca atau berbicara dengan pasangan, saudara atau orang terdekat Anda. Selain itu jangan lupa siapkan intonasi, gaya bahasa, dan susunan kata yang baik. Lalu, mintalah agar mereka menilai penampilan Anda.
            4. Mengevaluasi diri Anda setelah latihan. Salah satu caranya adalah dengan merekam suara Anda melalui telepon genggam, atau alat lainnya. Denga cara ini, Anda jadi tahu di bagian mana yang menjadi kelemahan dan kelebihan Anda. Lalu, cobalah memaksimalkan kekurangan Anda dan meminimalkan kekurangan Anda tersebut.
            5. Perhatikanlah gaya serta cara berbicara dari seorang tokoh yang dapat dijadikan panutan. Tirulah segala macam hal positif dari tokoh tersebut. Namaun, satu hal yang harus diingat, Anda harus tetap menjadi diri Anda sendiri. Tonjolkanlah karakter Anda dalam berbicara, sehingga para pendengar akan terkagum-kagum dengan cara Anda berbicara di depan umum.
            6. Siapkanlah mental positif bahwa Anda bisa melakukannya walaupun untuk pertama kalinya. Tanamkan sikap percaya diri dan berpikiran positif. Yakinlah bahwa Anda mempunyai kemampuan yang baik untuk dapat berbicara di depan umum.




jawaban mata kuliah LANDASAN PENDIDIKAN





JAWABAN UTS MATA KULIAH LANDASAN PENDIDIKAN

1.    Karena menurut Nativisme, sifat manusia itu sudah ditetapkan sejak lahir, jadi bagaimanapun pengaruh lingkungan tidak akan berdampak. Karena yang baik akan tetap baik, dan yang buruk akan tetap buruk.
2.    Aliran Nativisme disebut pesimis pedagogic karena lingkungan itu tidak akan berpengaruh pada diri seeorang, menurut Nativisme keberhasilan seseorang itu tergantung pada dirinya sendiri, sedangkan lingkungannya sama sekali tidak berpengaruh.
3.    Karena menurut Naturalisme pada dasarnya manusia itu memiliki sifat pembawaan yang baik, tapi karena pengaruh lingkungan (dididik) maka bisa enjadi buruk. Maka manusia tidak perlu dididik karena bisa menjadi buruk.

4.    Aliran Naturalisme disebut Negative pedagogik karena menurut aliran Naturalisme ini pendidikan hanya membiarkan pertumbuhan seseorang pada alam,jadi manusia itu tidak perlu dididik, supaya pembawaan baik yang ada pada dirinya tidak berubah menjadi buruk dikarenakan pengaruh orang disekitar lingkungannya.

5.    Perbedaanya:
Ø  Nativisme berpendapat bahwa pembawaan manusia sudah ada sejak lahir,yaitu baik dan buruk.
Ø  Naturalisme berpendapat bahwa pembawaan manusia pada dasarnya baik, namun karena pengaruh lingkungan bisa menjadi buruk.

6.    Karena menurut Empirisisme, sifat pembawaan yang ada pada diri manusia itu tidak berpengaruh pada perkembangan, dan sifat manusia itu ditentukan oleh pengalaman, dan pengalaman itu bisa didapat dari pengaruh lingkungan. Karena pada dasarnya sejak lahir manusia itu bersih seperti “botol kosong”.

7.    Karena sifat manusia itu selain dari dirinya (pembawaanya) sejak lahir, juga dipengaruhi oleh orang lain (lingkungannya), bakat yang dimiliki seseorang pun tidak akan berkembang tanpa adanya dukungan dari lingkungannya.
8.    Perbedaannya:

Ø  Menurut Empirisisme, sifat manusia itu didapat dari pengalaman (lingkungan), jadi sifat pembawaan tidak berpengaruh, tapi yang menentukan sifat manusia itu adalah lingkungannya.
Ø  Menurut Konvergensi, sifat manusia itu lahir dari diri sendiri (pembawaannya), dan orang lain (lingkungan).
9.    Manusia perlu dididik, karena manusia diciptakan menjadi mahluk paling sempurna, karena paling sempurna maka memiliki segala kelebihan, termasuk dapat dididik, manusia dapat dididik karena memiliki potensi berupa fisik dan psikis (mental) yang dapat dididik, dan juga proses pendidikan itu akan sangat berpengaruh terhadap bakat alami yang ada sejak lahir,tanpa dididik bakat itu tidak akan berkembang, jadi manusia perlu dididik.
10. Sifat hakiki adalah sifat khas yang mutlak perlu ada pada suatu hal, sehingga membuat hal itu sebagaimana mestinya.
11. Manusia sebagai mahluk individu sekaligus mahluk social maksudnya,  sebagai mahluk individu segala sesuatu yang menyangkut pribadinya sangat ditentukan oleh dirinya sendiri, sedangkan orang lain lebih banyak berfungsi sebagai pendukung. Kesuksesan seseorang tergantung pada niat, usaha, doa, semangat. Akan tetapi lepas dari itu manusia yang terbiasa dari sejak lahir sampai mati pun membutuhkan bantuan/kerjasama dengan orang lain,karena manusia hidup berbudaya dengan menggunakan akal budi yang berlaku dalam kurun waktu tertentu, dan pada dasarnya manusia selalu ingin bergaul dengan sesame manusia lainnya.
12. Egois adalah sifat dimana tidak adanya kepedulian trhadap orang lain, atau hanya mementingkan dirinya sendiri. Sedangkan sosialis adalah ikut sertanya seseorang terhadap lingkungannya dengan memenuhi segala krtiteria manusia sebagai mahluk sosial.
13. Manusia harus membantu manusia yang lainnya karena manusia hidup dilingkungan sosial, dan sebagai mahluk sosial otomatis manusia harus membantu sesama manusia lainnya, karena manusia hidup bukan sebagai mahluk individu saja.
14. Kata Hati Tajam adalah: kata hati yang bisa membedakan, menunjukan, menerangi, memilih, memutuskan, mana yang baik dan mana yang buruk.  
kata Hati Tumpul adalah:hati yang tidak bisa menerima kebaikan lagi, tidak peduli apakah yang diperbuatnya baik atau pun salah, tidak menerima apabila ada yang member masukan, bahkan cenderung merasa tersinggung.
15. Agar kata hati menjadi tajam ada beberapa cara,diantaranya:
Ø  Selalu memotivasi diri dengan kebaikan.
Ø  Lakukan hal-hal yang bersifat positif.
Ø  Banyak membaca (belajar) dari ayat yang tersirat.
Ø  Mensyukuri segala yang ada.
Ø  Positive thinking.
16. Manusia suka pakai kedok maksudnya adalah manusia itu suka menyembunyikan sifat aslinya, baik karena tidak ingin terlihat sombong bila dalam hal kebaikan, maupun tidak mau terlihat kurang dihadapan manusia lain. Karena biasanya manusia itu selalu ingin terliahat baik dihadapan omanusia lainnya.
17. Hubungan perbuatan dengan alasan yaitu, adanya perbuatan seseorang karena didasari oleh suatu alasan yang menjadikan dia melakukan perbuatan itu, perbuatan dan alasan itu terikat kuat, karena tanpa ada alasan tidak mungkin ada perbuatan.
18. Menurut islam perbuatan manusia itu tergantung pada qolbunya, maksudnya segala sesuatu yang akan diperbuat itu tergantung pada niatnya, dan tempatnya itu ada didalam hati atau qolbu. Baik buruknya perbuatan seseorang itu tergantung dia mengikrarkan niat dalam hatinya.
19. Menurut Kohlberg ada empat tingkatan alasan yang mendasari perbuatan manusia, yaitu:
Ø  Diri sendiri : sesorang melakukan suatu perbuatan karena keinginan atau kebutuhan dirinya, dank arena setiap perbuatan itu aka nada ganjaran dan hukumannya.
Ø  Orang lain : seseorang melakukan perbuatan itu karena sifat manusia sebagai mahluk sosial harus ada interaksi dengan manusia lain, termasuk melakukan perbuatan dari yang baik atau yang buruk.
Ø  Hukum / aturan : seseorang melakukan perbuatan karena terikat oleh sutu hukum atau aturan yang ada.karena kalau tidak biasanya ada balasan yang setimpal menurut hukum itu.
Ø  Etika universal : seseorang  melakukan perbuatan karena suatu aturan yang menyeluruh dan lumrah dilakukan dilingkungan sekitarnya, kalau tidak biasanya dia akanu dikucilkan dilingkungannya.
20. Tanggung jawab adalah suatu sikap kesediaan dan keberaniaan diri untuk menanggung segala resiko atas suatu perbuatan, sesuai dengan tuntutan, dan dapat diterima dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.
21. Hubungan kata hati, moral dan tanggug jawab itu sangat erat, karena melihat dari fungsinya kata hati sebagai penerang tentang baik buruknya suatu perbuatan, moral sendiri adalah etika dari perbuatan itu sendiri,sedangkan tanggung jawab adalah kesediaan seseorang menaggung resiko atas perbuatannya. Jadi disini Nampak dengan jelas bahwa kata itu memberikan petunjuk, moral adalah sebagai pelaksananya, dan tanggung jawab merupakan kesediaan menerima balasan dari perbuatan itu.
22. Hubungan antara Hak dan Kewajiban adalah pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban bertalian erat dengan soal keadilan. Dalam hubungan ini dapat dikatakan bahwa keadilan terwujud bila hak sejalan dengan kewajiban, karena kewajiban ada oleh karena ada pihak yang harus dipenuhi haknya.sss
23. G
24. Menurut pandangan Determnisme tentang kebebasan manusia yaitu manusia itu tidak memiliki kebebasan karena terikat oleh hokum alam dan tuhan.         
menurut pandangan Indeterminisme tenteng kebebasan manusia yaitu manusia memiliki kebebeasan karena tidak terikat oleh hokum maupun tuntutan baik dari alam maupun dari tuhan.
25. Menurut pandangan Eksistensialisme manusia itu bebas tetapi masih memiliki keterikatan atau hokum yang harus ditaati.
26. Hubungan antara kebebasan dan keterikatan adalah bahwa manusia itu memiliki suatu kebebasan dalam berbuat sesuatu,tapi ada batasannya karena terikat dengan aturan supaya kebebasan itu tidak menjerumuskan dirinya pada kebebasan yang terlalu jauh melewati batas.
27. Manusia suka mengalami setress karena manusia memiliki keinginan dan melakukuan usaha, tetapi hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, atau bisa disebut gagal. Sehingga menjadikan hatinya tidak bahagia, terus menjadi pikiran yang akhirnya sudah tidak dapat dikendalikan lagi dan menjadikaun dirinya setress.
28. Diantara cara menanggulangi stress adalah :
Ø  Membuka lebih banyak pikiran dan pandangan.
Ø  Memandang sederhana semua masalah (tidak menjadikan beban hidup)
Ø  Mencari tempat meyenangkan untuk menenangkan pikiran.
Ø  Berteriak, berelaksasi, melakukan hobi, minum susu, bicarakan stressnya, lihat sisi positifnya.
29. Manusia harus ikhlas dalam menghadapi kenyataan, selain untuk melatih jiwa atau mental lebih kuat, juga agar tidak cepat menjadi stress, karena jika tidak ikhlas hanya akan menjadi pikiran yang nantinya bisa menyebabkan stress.


Kamis, 20 Februari 2014

my diari

Diari...
maukah engkau mendengar sebuah cerita?
cerita dari seorang anak manusia,
yang keluar dari lubuk terdalam
kesedihannya akan menyayat hati
bahagianya akan merajut mimpi

diari..
cerita ini takan tertulis di papirus
atau menjadi unik sepserti hieroglifnya bangsa mesir
tapi cukup akan membuatmu terbungkam

diari...
liku kehidupan yang kujalani
membawaku pada sebuah kesimpulan
tak ada yang dapat memehami
kecuali Tuhan 
dan kau my diari

karena kau takan mengeluh ketika ku berlama-lama bersandar
takan marah ketika ku egois
dan kan selalu ada ketika ku butuh

diari...
cerita ini tersimpan dalam sebuah laci
laci yang tersimpan rapi
bahkan partikel terkecilpun tak dapat melihatnya
dan seandainya ada
maka dia akan mati seketika
karaena apa?
dia jelek? iya! 
kumuh? iya!
berdebu? iya!
tapi janganlah kau melihat dari sampulnya
seringkali mereka tertipu oleh sampul yang cantik
namun isinya beracun

diari...
kutitipkan kunci laci itu
dan ketika ku mati
bukalah..
katakan pada mereka
terdapat sejarah disini
ditempat yang tak pernah mereka lirik.
 

(c)2009 Our Hazel. Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger